Kegunaan madu untuk penderita stroke rupanya telah menjadi alternatif yang paling banyak dicari orang.  Terlebih untuk zaman modern ini, semakin bertambah banyaknya pasien stroke di tengah masyarakat. Tentu  kita tahu bahwa penyakit stroke merupakan penyakit yang cukup serius dan membutuhkan penanganan segera  agar penderita dapat diselamatkan.

Penyakit serebavaskuler atau yang sering kita kenal dengan istilah stroke ini merupakan penyakit yang terjadi karena berkurangnya jumlah darah dan oksigen yang mengalir ke otak. Pada istilah lain disebutkan sebagai kematian jaringan otak atau infark serebal. Ditilik dari jenis keadaannya, penyakit stroke ini tergolong menjadi 2 jenis, yakni stroke iskemik dan stroke hermoragik.

terapi menggunakan madu untuk penderita stroke yang aman

Stroke iskemik merupakan istilah dari penyakit stroke yang disebabkan oleh timbunan lemak pada lapisan pembuluh darah dan mengakibatkan aliran darah tersumbat. Sedangkan stroke hemoragik adalah stroke yang dikarenakan adanya pembuluh darah pada otak yang pecah, sehingga aliran darah mengalami penumpukan dan menekan jaringan otak di sekitarnya.

Selain harus mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, penderita stroke juga harus mengubah pola hidupnya menjadi lebih baik. Mengendalikan emosinya, sehingga keadaan psikisnya tidak mudah tertekan. Asupan makanan yang dikonsumsi pun juga harus sangat diperhatikan untuk kesembuhan penderita. Salah satunya bisa dengan menambahkan suplemen madu untuk mengobati penderita stroke.

Khasiat Madu untuk Penderita Stroke

Penyakit stroke seringkali datang tanpa disadar oleh penderitanya, padahal kalau diamati, tubuh akan selalu memberikan respon ketika kondisinya bermasalah. Gejala stroke bisa kita kategorikan menjadi 3, yakni :

1. Gejala Sementara
a. Sering mendadak sakit di bagian kepala (pusing)
b. Menurunnya ketajaman indra penglihatan
c. Sering hilang keseimbangan (limbung) dan lemah
d. Sering kesemutan pada sebagian sisi tubuh

2. Gejala Ringan
a. Mengalami hampir semua gejala stroke sementara di atas
b. Bicara mulai tidak jelas
c. Kehilangan kekuatan pada tangan atau kaki

3. Gejala Berat
a. Mengalami 2 gejala stroke di atas (sementara dan ringan)
b. Hilang kesadaran sementara
c. Lumpuh kaki/tangan
d. Susah menelan makanan
e. Kehilangan konsentrasi dan daya ingat
f. Mudah marah atau perubahan perilaku

khasiat madu untuk penderita stroke

Adapun penyebab penyakit stroke antara lain dikarenakan oleh :

1. Kolesterol Tinggi
Penyebab utama yang seringkali dominan dialami oleh penderita stroke ialah dikarenakan tingginya kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Banyaknya lemak yang menyebabkan plak pada aliran darah inilah yang seringkali menghambat aliran darah dan oksigen menuju ke otak.

2. Gula darah atau diabetes
Bukan hanya kolesterol saja yang dapat menyebabkan stroke, namun kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol akan menjadi pemicu terjangkitnya penyakit stroke.

3. Obesitas
Banyak mengonsumsi makanan berlemak dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang banyak gerak tentu akan memicu berat badan meningkat dengan cepat dan akhirnya lemak akan mudah tertimbun di dalam tubuh. Lemak inilah yang nantinya akan menjadi penyebab timbulnya penyakit yang lain, salah satunya stroke. Tubuh yang memiliki lemak berlebih beresiko adanya penyumbatan pada aliran darah.

4. Rokok
Tentu sudah tidak asing lagi dengan benda penyebab banyak penyakit ini. Pasalnya, selain dapat menyebabkan stroke, menghisap rokok secara terus menerus juga dapat menyebabkan penyakit lain seperti kanker, hipertensi, jantung, paru-paru serta gangguan kehamilan bagi wanita. Zat nikotin yang terdapat di dalam rokok selain membuat candu juga sangat merusak tubuh. Asapnya pun demikian, bahkan bisa merugikan lingkungan sekitar atau perokok pasif.

5. Alkohol
Minum minuman keras atau alkohol dapat menjadi penyebab meningkatnya tekanan darah. Pada kasus terberat, mengonsumsi alkohol dapat menjadikan terhentinya aliran darah ke otak. Sel syarat otak yang terganggu akan menyebabkan sakit stroke, bahkan bisa terjadi seketika.

madu untuk penderita stroke

Kelima penyebab di atas rata-rata terjadi karena pola makan dan pola hidup yang salah. Pertama yang harus diperbaiki dalam proses penyembuhan ialah dengan memperbaiki kedua pola tersebut. Mulai dari makanan, Anda bisa menambahkan suplemen alami madu untuk membantu pemulihan stamina dan memperbaiki sistem metabolisme yang rusak. Khasiat madu yang jelas telah terbukti dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit, akhirnya belakangan ini madu sering disebut-sebut sebagai alternatif untuk mengobati stroke. Selain mengandung fruktosa, mineral, air dan asam lemak, madu juga mengandung banyak vitamin. Salah satu zat vitamin dalam madu yang dapat membantu penyembuhan pada pasien stroke ialah vitamin B1, ia berperan untuk menormalkan kelumpuhan syaraf. Madu juga mengandung vitamin E yang bertugas sebagai antioksidan alami yang dapat mencegah kerusakan sel darah merah pengangkut oksigen ke dalam tubuh. Oleh sebab itu, madu dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit stroke.

Bagaimana Penggunaan Madu untuk Penderita Stroke Supaya Efisien?

Mengonsumsi madu untuk terapi penyembuhan stroke pun sebenarnya tergolong mudah dan aman. Hanya saja, madu yang dapat digunakan untuk terapi adalah madu hutan asli yang tidak mengandung zat campuran berbahaya bagi tubuh. Madu tersebut dapat Anda peroleh dari agen yang jual madu hutan asli kualitas terbaik di kota Anda.

Meski kebanyakan penderita stroke adalah orang-orang yang berusia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan bahwa yang masih mudapun juga dapat terserang. Stroke lebih dipengaruhi oleh pola makan dan pola hidup yang kurang sehat dan menyebabkan rusaknya sistem metabolisme pada tubuh. Sebelum membahas tentang penggunaan madu untuk mengobati stroke, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar terhindar dari penyakit tersebut. Apabila bagi yang sudah terkena stroke, hal-hal dibawah ini juga sangat baik dilakukan untuk mendukung penyembuhan dan tidak memperparah penyakitnya.

1. Memperbaiki pola makan
Memperhatikan pola makanan dan asupan yang dimakan adalah cara terpenting untuk memulai hidup sehat. Disarankan sering mengonsumsi makanan berserat tinggi yang dapat meluruhkan lemak dalam darah. Hal ini akan membantu melancarkan aliran darah dan oksigen pada otak. Hindari makanan berlemak tinggi, timbunan lemak akan sangat rentan menjadikan tubuh terkena obesitas.

2. Mengatur berat badan dan hindari obesitas
Sangat penting bagi kita untuk menjaga berat badan agar tetap stabil. Pasalnya obesitas sangat beresiko tinggi terhadap ancaman penyakit. Dikarenakan timbunan lemak dalam tubuh karena obesitas ini akan menghambat aliran darah. Obesitas juga meningkatkan resiko terkena penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi atau hipertensi, dan akhirnya akan menyebabkan stroke.

3. Berhenti merokok
Pengerasan dinding pembuluh darah dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok. Pada kasus ini, darah akan mudah menggumpal dan menyebabkan aliran darah tidak lancar. Maka dari itu, ada baiknya Anda menghentikan kebiasaan merokok Anda supaya tidak mudah terserang penyakit stroke.

madu mengobati stroke

4. Hindari alkohol
Hipertensi adalah satu diantara akibat yang disebabkan karena meminum alkohol. Hipertensi yang dibiarkan terlalu lama dan sering bisa menjadi awal tumbuhnya bibit penyakit stroke.

5. Mengurangi konsumsi garam
Terlalu banyak mengonsumsi garam juga dapat memicu tekanan darah tinggi. Bagi penderita stroke, mengonsumsi garam harus dihindari agar penyakitnya tidak bertambah parah. Namun untuk pencegahan, ada baiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi garam.

6. Kendalikan emosi dan stress
Bisa dibilang, emosi merupakan sumber dari penyakit. Saat kita emosi akan banyak perubahan kondisi tubuh yang muncul, seperti otot kepala menegang, ulu hati terasa nyeri, kerja jantung lebih keras karena berdebar cepat dan juga imunitas tubuh akan menurun saat emosi tidak terkontrol. Emosi yang memicu stress ini akan menjadi pemicu penyakit stroke lebih parah.

7. Rutin berolahraga
Tidak asing lagi jika olahraga adalah sebentuk kegiatan yang menyehatkan tubuh. Selain dapat membakar lemak jahat yang menempel pada pembuluh darah, olahraga juga akan melancarkan aliran darah ke otak, sehingga dapat menghindarkan kita dari stroke.

8. Rutin mengonsumsi madu
Untuk pencegahan bisa mengonsumsi madu 2x sehari, pagi dan malam hari. Apabila untuk penanganan penyakit stroke disarankan mengonsumsi madu sebanyak 3x dalam sehari dengan dosis berkisar 2 sendok makan sekali minum. Lebih baik dikonsumsi ketika pagi hari setelah bangun tidur, satu jam setelah makan siang, dan malam hari sebelum tidur dalam keadaan perut kosong. Madu terbukti sangat membantu melancarkan aliran darah dan mencegah adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Selain itu, madu juga memperkuat imunitas tubuh pasien dan mempercepat proses penyembuhan penyakit stroke yang dideritanya.

Penggunaan madu untuk penderita stroke memang harus dibarengi dengan beberapa hal di atas, menjaga pola makan dan pola hidup sehat, agar proses penyembuhannya terbantu dengan cepat dan tersinergi dengan baik. Semoga membantu ^_^

Please Login to Comment.

16 − one =