Madu untuk luka bakar – Benarkah informasi yang saat ini dipercaya sebagian orang tentang manfaat madu sebagai obat untuk mengatasi luka bakar?

Sebelum mengambil kesimpulan, mari kita pahami dulu bagaimana luka bakar bisa terjadi, jenis-jenis luka bakar dan apa yang perlu diketahui tentang penanganan luka bakar.

Saat muncul luka bakar, sebelum melakukan penanganan, termasuk diantaranya menggunakan madu untuk pengobatan luka bakar, yang perlu dipahami adalah faktor-faktor penyebab luka bakar, seberapa luas daerah luka bakar, tingkat keparahan luka bakar (derajat luka bakar) dan tingkatan usia penderita luka bakar, karena berkaitan dengan kemampuan kulit untuk regenerasi.

tips menggunakan madu untuk luka bakar dengan cara yang benar

Luka bakar yang selama ini kita kenal sehari-hari biasanya ditandai dengan munculnya gejala kulit yang memerah, lalu mengelupas, beberapa bagian melepuh, ada pembengkakan dan bagian yang hangus.

Penyebab luka bakar ada berbagai macam, diantaranya adalah

  • Luka bakar karena paparan sinar matahari dalam waktu yang lama. Karena tingkatannya sangat ringan tidak ada luka terbuka, maka seringkali diabaikan efeknya. Selain luka bakar, madu untuk luka terbuka juga banyak digunakan.
  • Luka bakar akibat panas, ini bisa diakibatkan oleh sengatan api, terkena uap panas, tersiram air panas bersuhu tinggi, maupun akibat kulit yang bersentuhan dengan benda yang bersuhu panas (seterika, knalpot, dan lain-lain). Luka bakar akibat air panas termasuk luka yang paling mudah diatasi, dengan catatan harus ditangani dengan cara yang tepat secepat mungkin.
  • Luka bakar akibat terkena listrik. Bisa terjadi karena kecelakaan akibat kontak langsung dengan kabel listrik bertegangan tinggi, maupun karena listrik alami berupa petir.
  • Luka bakar akibat pengaruh zat kimia. Kandungan bahan berbahaya pada zat kimia yang digunakan pada skala rumah maupun industri mampu menimbulkan luka bakar pada kulit apabila bersentuhan dengan zat kimia ini.
  • Luka bakar akibat radiasi. Pada penderita kanker yang mengalami proses pengobatan kemoterapi dengan cara penyinaran/radiasi, memungkinkan terjadinya luka bakar pada kulit pasien setelah prosesnya.

Manfaat Madu Untuk Penyembuhan Berbagai Jenis Luka Bakar

menggunakan madu untuk luka bakar dengan benar

Luka bakar bukan hanya mengakibatkan kerusakan pada lapisan-lapisan kulit saja, namun juga bisa menimbulkan luka pada bagian otot, pembuluh darah, syaraf, panca indera dan organ tubuh bagian dalam manusia.

Pada dasarnya luka bakar dikelompokkan ke dalam tiga tingkat keparahan.

  • Luka bakar derajat satu
    Ini adalah tingkatan luka bakar yang paling ringan, hanya mengenai lapisan kulit pertama (epidermis) dan tidak mengenai jaringan kulit. Tandanya adalah kulit kemerahan, terasa sakit saat ditekan. Luka bakar derajat satu akan sembuh normalnya selama 3 sampai 5 hari, saat tidak ditemukan luka terbuka dan tidak terdapat infeksi yang menyertai. Biasanya sembuh total atau meninggalkan luka kecil. Pada luka derajat satu inilah madu bisa digunakan sebagai alternatif pengobatan dengan cara mengoleskannya di atas luka secara merata dengan ketebalan beberapa milimeter.
  • Luka bakar derajat dua
    Tingkat keparahannya lebih tinggi, karena mengenai jaringan kulit bagian dalam yang ada di bawah kulit bagian luar. Bisa merusak kelenjar rambut dan kelenjar keringat pada kulit. Ditandai dengan warna kulit yang memerah, membengkak, timbul gelembung berisi cairan bening, mengalami pelebuhan dan terasa sangat menyakitkan. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh adalah 2 hingga 3 minggu. Bekas luka bisa jadi menimbulkan bekas/cacat pada kulit. Bila luasan luka cukup besar, harus segera dibawa ke dokter dan jangan dilapisi dengan madu.
  • Luka bakar derajat tiga
    Luka bakar jenis ini merusak semua lapisan kulit termasuk jaringan syaraf. Kulit hangus dan menghitam, kadang kulit terlihat putih atau kuning, sudah mati rasa akibat jaringan syaraf telah rusak. Ini adalah luka bakar tingkatan paling parah dan membutuhkan penangangan medis sesegera mungkin. Hindari percobaan mengobati luka bakar jenis ini dengan bahan apapun termasuk mengoleskan madu diatas permukaan kulit. Luka bakar derajat tiga butuh waktu berbulan-bulan untuk sembuh.

Dari paparan penjelasan diatas, sudah jelas bahwa madu hanya diperbolehkan untuk mengobati luka bakar derajat satu, tingkatan yang paling ringan. Madu aman digunakan untuk pengobatan luka bakar tingkat ini, dengan beberapa catatan untuk menghindari infeksi dan efek berbahaya lainnya. Kemampuan untuk mengobati akan bekerja dengan baik saat madu yang digunakan benar-benar berkualitas, untuk itu membeli pada distributor madu asli terpercaya sangat penting untuk dilakukan.

madu untuk luka bakar

Tips Menggunakan Madu Untuk Pengobatan Luka Bakar Ringan

  1. Dinginkan daerah luka dengan mengalirkan air dingin diatas luka bakar tingkat ringan ini. Gunakan air yang mengalir dan terjaga kebersihannya. Tindakan ini akan mendinginkan luka bakar, mengurangi rasa sakit, memberikan rasa nyaman sekaligus membebaskan pori-pori kulit dari penghalang. Akan lebih bagus gunakan air yang steril untuk menghindari infeksi. Lakukan hingga beberapa menit. Hindarkan penggunaan air es, atau air yang lain, karena akan membuat luka bakar menjadi semakin parah.
  2. Tuangkan madu diatas dan di sekitar luka bakar, jangan menghemat madu, pastikan ketebalan madul kira-kira 5 milimeter. Berikan diatas daerah yang menjangkau jaringan sehat di sekitar luka pula. Gunakan madu organik mentah yang belum diproses, masih murni, bukan madu campuran. Hal ini dilakukan agar diperoleh manfaat madu semaksimal mungkin untuk membantu proses penyembuhan.
  3. Ratakan madu di atas luka dan sekitarnya dengan bantuan kantong plastik tipis untuk menghindari kontak dengan kulit tangan, atau gunakan stik berbahan kayu (misal : stik es krim)
  4. Balut luka bakar yang sudah diberi lapisan madu dengan kain kasa atau bahan yang tidak menempel, kemudian untuk menghindari pergerakan kain pembalut dan lekatkan dengan plester luka.
    manfaat madu untuk luka bakar ringan
  5. Ganti kain pembalut luka setiap hari, pastikan tangan yang mengganti kain pembalut luka dalam kondisi bersih dan steril. Cuci tangan sebelumnya dengan sabun dan antiseptik. Lepaskan dengan hati-hati kain pembalut luka. Madu memiliki kemampuan melenturkan kulit, sehingga diharapkan tidak ada bagian kulit yang menempel pada kain pembalut dan mengelupas. Sehingga madu dapat mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan. Hindari menambah luka baru dengan berusaha mengelupas jaringan luka bakar yang ada. Biarkan lepas secara alami.
  6. Setelah kain pembalut luka berhasil dilepas, perhatikan bagian luka bakar yang ada. Adakah infeksi yang terlihat disana? Bisa ditandai dengan munculnya nanah, kulit bengkak berisi cairan bening maupun garis-gari merah yang muncul pada luka bakar. Madu mempunyai kemampuan sebagai pencegah infeksi. Itulah mengapa perlu dipastikan kemurnian produk madu yang digunakan. Namun jika ternyata muncul infeksi yang berlebihan, segera hubungi dokter untuk pengobatan lebih lanjut.
  7. Biarkan luka terkena udara selama 1 – 2 jam. Madu yang sebelumnya sudah ada di atas luka bakar tidak perlu dibersihkan, cukup tambahkan madu baru dengan ketebalan cukup diatasnya. Madu memiliki manfaat sebagai zat antibakteri sekaligus anti mikroba sehingga bisa mencegah infeksi.
  8. Balut kembali luka bakar dengan kain kasa secara penuh dan plester untuk mencegah pergerakannya.
    khasit madu untuk luka bakar
  9. Lakukan proses penggantian kain pembalut selama 1 minggu. Jika tidak ditemukan tanda-tanda infeksi, maka madu bisa dibilas dengan air yang mengalir. Normalnya luka sudah sembuh. Namun jika dalam waktu 2 minggu masih belum sembuh dan muncul infeksi, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Lakukan tips diatas untuk mengatasi luka bakar ringan. Manfaat madu untuk luka bakar sudah banyak terbukti nyata karena kandungan zat yang ada di dalam madu murni. Perlu diperhatikan kualitas madu yang digunakan, sehingga anda perlu pastikan distributor madu murni yang menjual produk madu dengan kualitas utama.

Please Login to Comment.

19 + ten =