Memanfaatkan madu menurunkan panas merupakan alternatif pengobatan yang sangat direkomendasikan sebagai upaya mengurangi penggunaan obat-obatan berbahan kimia sehingga tidak perlu khawatir terhadap efek sampingnya. Sebagaimana yang kita ketahui, madu adalah bahan alami yang memiliki banyak sekali manfaatnya. Tidak hanya mengobati berbagai penyakit, tetapi juga dapat dijadikan sebagai suplemen untuk menjaga tubuh tetap sehat.

madu menurunkan panas tanpa khawatir menimbulkan efek samping

Penyakit panas adalah salah satu penyakit yang kerap menyerang manusia. Timbulnya penyakit yang sering disebut demam ini adalah pertanda tubuh sedang diserang virus. Mengapa seringkali menyerang anak-anak? Dibanding orang dewasa, daya tahan tubuh anak-anak cenderung lemah. Walaupun faktanya demam juga kerap menyerang orang dewasa. Lalu apa penyakit panas itu?

Penyakit panas atau demam adalah keadaan saat tubuh melebihi 370C (suhu normal) yang disebabkan oleh peradangan. Demam juga pertanda bahwa sel darah putih (antibodi) sedang melawan virus atau bakteri. Pada anak, jika suhu tubuh tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan sawan. Selain itu demam juga dapat terjadi jika terlalu lama berada di bawah sinar matahari atau karena penyakit seperti hipertiroidisme dan artritis. Demam dianggap sangat tinggi dan berpotensi berbahaya apabila suhu tubuh mencapai 290C atau lebih. Kondisi ini menandakan telah terjadi infeksi serius didalam tubuh.

 

Mengetahui Manfaat Madu Menurunkan Panas

Penyakit panas/demam biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Tetapi jika demam berlangsung lebih dari tiga hari dengan kondisi suhu tubuh yang terus tinggi, maka diperlukan pengobatan yang lebih lanjut. Seperti penggunaan obat-obat penurun panas yang banyak tersedia di apotek. Atau pengobatan herbal yang bahan-bahannya alami dari alam. Salah satunya adalah menggunakan madu yang digunakan untuk menurunkan demam.

Cairan manis ini memiliki kandungan lengkap yang dapat membantu memulihkan tubuh yang sedang sakit. Madu memiliki daya antiseptik serta kandungan vitamin C yang tergolong tinggi. Sehingga membantu untuk mencegah efek samping dari demam seperti kulit kering, bibir pecah-pecah dan mata sayu, yang merupakan indikasi dehidrasi. Ketika demam biasanya kita tidak akan selera makan, sehingga akan lemas sebagai efek kehilangan energi. Dengan kandungan glukosa dan fruktosa sebagai sumber energi, tentu madu sangat baik sebagai salah satu sumber quick energi yang dapat digunakan untuk mengganti energi yang hilang.

madu menurunkan panas tanpa khawatir

Gejala yang menyertai demam biasanya tergantung pada penyebab penyakit panas itu sendiri. Berikut ini merupakan beberapa gejala yang kerap menyertai demam :

  • Sakit kepala
  • Berkeringat dingin
  • Batuk
  • Menggigil
  • Sakit pada telinga
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit otot
  • Diare dan muntah-muntah
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan

Untuk memastikan kondisi panas tubuh, ada baiknya menggunakan termometer. Jangan mengandalkan rabaan tangan untuk memastikan demam atau tidak. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, demam dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi ada beberapa kondisi yang dianggap serius dan memerlukan bantuan medis secepatnya. Beberapa gejala yang patut diwaspadai antara lain :

  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang
  • Sakit kepala parah
  • Muntah-muntah secara terus menerus
  • Muncul ruam yang menyebar dengan cepat
  • Leher terasa kaku dan sakit saat menunduk
  • Kejang-kejang
  • Sakit saat buang air kecil
  • Sesak napas dan sakit di dada
  • Gerakan otot dan panca indera melemah
  • Tanda-tanda dehidrasi (mulut kering, makin jarang buang air kecil, detak jantung lebih cepat, tingkat kesadaran menurun)

Jika mengalami gejala-gejala diatas, sangat disarankan untuk segera menghubungi dokter atau ke rumah sakit. Selain itu jika demam telah berlangsung lebih dari tiga hari dengan kondisi suhu tubuh diatas 390C, periksakan diri ke dokter.

Agar tidak terjadi kepanikan ketika terjadi demam, ada baiknya kita mengetahui penyebab demam. Suhu tubuh manusia dapat berubah-ubah. Suhu tubuh akan lebih rendah di pagi hari dan meningkat di sore dan malam hari. Pada umumnya suhu tubuh normal berada diantara 36,5 – 37,50 celcius. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi suhu tubuh adalah aktivitas olahraga dan siklus menstruasi. Adapun yang menjadi penyebab demam adalah :

  • Infeksi akibat gigitan nyamuk seperti demam berdarah, malaria dan chikungunya
  • Pasca imunisasi. Seperti setelah menerima vaksin pneumokokus atau vaksin TB (tuberkolosis)
  • Berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari
  • Obat-obatan, seperti antihipertensi dan antidepresan
  • Berbagai macam infeksi virus dan bakteri. Seperti sakit tenggorokan, keracunan makanan, meningitis, tifus, disentri, cacar air, infeksi saluran kemih
  • Seperti leukimia, kanker hati dan paru-paru
  • Penyakit seperti artritis dan hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif)

 

Madu Menurunkan Panas Tanpa Menimbulkan Efek Samping

Kandungannya yang alami karena berasal dari alam tentu menjadi garansi bahwa madu tidak menimbulkan efek samping ketika digunakan untuk mengobati demam. Tentu garansi yang diberikan bukan sesuatu yang berlebihan. Kecuali penggunaannya yang melebihi batas normal. Karena sesuatu yang berlebihan tidak akan mengundang manfaat. Didalam Al-Qur’an surah An-Nahl disebutkan dengan sangat jelas tentang manfaat madu sebagai penyembuh penyakit pada manusia. Penggunaannya tentu saja tidak terbatas untuk dewasa saja, tetapi anak-anak pun bisa merasakan manfaatnya langsung ketika menggunakan madu dalam keadaan sakit maupun sehat.

Sebelum memutuskan memakai obat kimia untuk mengobati demam, ada baiknya mengatasinya dengan beberapa langkah yang mudah untuk dilakukan, sebagai upaya melakukan cara benar dalam upaya menurunkan panas tubuh. Berikut beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan ketika terserang demam.

  1. Kompres

Merupakan salah satu cara yang sering digunakan untuk meredakan panas. Untuk hasil terbaik, gunakan air hangat untuk mengkompres dengan meletakkan di dahi, leher, sekitar ketika. Atau di seluruh tubuh jika demam sangat tinggi. Perlu diperhatikan, jangan menggunakan air dingin atau es untuk mengkompres. Memang membuat nyaman ketika menggunakan air dingin, tetapi perlu diwaspadai suhu tubuh tidak akan turun tetapi justru semakin naik. Logikanya tubuh akan menaikkan suhunya jika lingkungan diluar lebih dingin. Selain itu mengkompres dengan alkohol juga tidak dibenarkan, karena dapat menimbulkan keracunan.

  1. Makan Makanan Bergizi

Dengan mengkonsumsi makanan bergizi ketika demam atau sakit  membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Tidak selera makan memang salah satu kendala yang perlu diatasi ketika demam menyerang. Karena salah satu upaya meraih kesembuhan salah satunya adalah mengkonsumsi makanan bergizi. Lebih baik memilih makanan yang mudah dicerna seperti bubur dan sup.

  1. Banyak Tidur

Tidur merupakan istirahat terbaik saat tubuh demam dan kunci agar panas tubuh cepat turun. Dengan tidur kita memberikan kesempatan kepada tubuh untuk membangun antibodi dan melawan virus dengan efesien. Ciptakan suasana rumah yang tenang agar dapat istirahat dengan baik. Kurangi aktivitas untuk mempercepat proses penyembuhan. Walaupun olahraga baik untuk kesehatan, namun ketika dilakukan ketika demam bukan pilihan yang baik.

  1. Banyak Mengkonsumsi Buah

Menurunkan demam dengan banyak makan buah merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan. Pilih buah yang mengandung banyak air, seperti jeruk, semangka, pir, apel, melon dan belimbing. Buah mengandung banyak vitamin dan gizi yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga proses penyembuhan dapat berlangsung dengan cepat.

madu menurunkan panas

  1. Banyak Minum

Minum merupakan obat mujarab dalam mengatasi panas tubuh. Ketika demam, biasanya tubuh mengalami dehidrasi yang menyebabkannya kehilangan banyak cairan. Tujuan dari banyak minum adalah untuk menghapus racun yang dihasilkan oleh sel-sel. Panas tubuh akan dikeluarkan melalui air seni atau keringat yang membuat tubuh merasa nyaman dan panas akan turun. Jenis cairan yang baik untuk diminum ketika demam dan berkontribusi besar mempercepat menurunkan panas adalah air putih, jus buah, susu, teh, air kelapa muda, kuah sup dan madu.

Minum madu ketika demam merupakan alternatif terbaik untuk menurunkan suhu tubuh. Cairan kental seperti sirup yang dihasilkan dan diproduksi oleh lebah mengandung banyak vitamin C dan memiliki daya antiseptik. Sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti paracetamol. Madu bekerja langsung dipusat panas, sehingga dipercaya menurunkan panas lebih cepat.

Adapun cara menggunakan madu menurunkan panas adalah mencampurnya dengan air yang dimasukkan kedalam gelas (1/3 bagian gelas) dan 1 sendok makan madu. Diaduk hingga merata selama 3 menit. Perlu diingat ketika proses pencampuran, usahakan menuangkan air terlebih dahulu. Minum 3 kali sehari.

Madu menurunkan panas merupakan alternatif terbaik yang patut dicoba dalam upaya mengobati demam. Dengan kandungan alaminya menghindarkan kita dari  kekhawatiran akan efek samping yang ditimbulkan.

Please Login to Comment.

eleven + twenty =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.