Memakai madu mengobati jerawat dalam bentuk masker bisa dikatakan cara yang ampuh dan aman karena terbebas dari zat-zat berbahaya yang biasa terdapat dalam obat-obat berbahan kimia. Nilai ekonomis juga menjadi pertimbangan ketika menggunakan madu untuk mengatasi masalah jerawat. Karena tak hanya dijadikan sebagai obat oles, madu juga dapat diminum tanpa takut terpapar zat kimia.

Jika berbicara tentang jerawat, bisa dipastikan semua orang tahu dan pernah merasakan wajah berjerawat. Walaupun biasanya jerawat terjadi pada saat masa remaja. Wajah adalah yang pertama kali dilihat ketika orang memandang kita. Wajar jika sebagian besar kita merasa kurang percaya diri ketika jerawat mampir di wajahnya. Apalagi jika jerawat memenuhi seluruh wajah, rasa percaya diri bisa luntur dengan seketika.

masker-madu-mengobati-jerawat-dengan-aman

Cara Madu Mengobati Jerawat

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering membuat penderitanya mengalami krisis percaya diri. Jerawat (dalam dunia medis dikenal dengan istilah acne vulgaris) merupakan kondisi kulit, dimana pori-pori tersumbat dan menimbulkan benjolan dan menimbulkan kantung nanah atau darah yang meradang. Jerawat sendiri merupakan penyakit kulit dengan jumlah penderita yang cukukp besar. Albert Kligmann, seorang dokter kulit yang menciptakan obat jerawat bernama Retin-A mengatakan bahwa setiap kita pernah mengalami wajah terkena jerawat.

baca juga: Madu Untuk Kulit

Lalu apa yang menyebabkan seseorang terkena jerawat pada wajahnya? Secara umum, penyebab jerawat tidak banyak diketahui atau tidak bisa dianalisa secara khusus. Namun berikut ini merupakan penyebab umum yang diduga sering menyebabkan terjadinya jerawat.

  1. Minyak Berlebih Pada Wajah

Kelenjar minyak (sebaceus glands) merupakan kelenjar mikroskopik yang berada tepat dibawah kulit. Berfungsi mengeluarkan minyak yang disebut dengan sebum. Lalu apa manfaat sebum? Sebagaimana kita ketahui, keringat yang dihasilkan oleh kelenjar keringat berfungsi untuk melembabkan kulit. Akan tetapi, tanpa campuran apapun keringat akan cepat menguap yang mengakibatkan pengeringan kulit yang lebih parah. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka dibutuhkan zat lain. Karena minyak dapat menyebabkan air dapat dipertahankan di kulit. Karena itu kedua kelenjar ini harus ada bersamaan agar kulit tetap dalam kondisi baik. Fungsi kelenjar minyak yang tentunya mengeluarkan minyak, tentu sangat penting bagi kesehatan kulit.

Yang menjadi masalah adalah jika produksi kelenjar minyak ini cenderung berlebihan. Kondisi abnormal akibat inilah yang menyebabkan terjadi penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Maka ketika tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri akan menimbulkan jerawat di permukaan kulit.

 

  1. Bakteri

Dalam banyak masalah kesehatan, bakteri selalu muncul sebagai penyebabnya. Salah satu bakteri yang merugikan itu adalah p.acne. Bakteri ini biasanya berkembang di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat dan menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi. Kelenjar sebaceous yang tersumbat ini kemudian akan membengkak dan terkadang pecah. Hal ini yang menyebabkan radang kulit dan menyebar.

 

  1. Pemakaian Kosmetik dan Obat

Kosmetik pada umumnya mengandung banyak minyak dan fondation. Penyumbatan yang terjadi pada pori-pori sering disebabkan oleh dua kandungan diatas. Sangat disarankan untuk meminimalisir penggunaan kosmetik. Atau jika penggunaan kosmetik tidak dapat dihindarkan, segera mungkin basuh dengan air bersih jika sudah tak memerlukan kosmetik.

Sedangkan konsumsi obat kortikosteroid (obat anti-inflamasi yang digunakan untuk meredakan gejala pembengkakan, kemerahan, gatal dan  alergi) baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles) mengakibatkan daya tahan tubuh menurun. Hal ini mengakibatkan aktivitas bakteri patogen meningkat. Sehingga potensi timbulnya jerawat sangat besar.

 

  1. Sel Kulit Mati

Setiap malam saat tubuh beristirahat, sel-sel mengalami regenerasi. Setiap sel yang sudah rusak atau mati akan diganti dengan sel baru yang lebih baik. Oleh karena itu sangat disarankan untuk tidur yang cukup, agar proses regenerasi kulit berjalan dengan lancar. Masalah akan timbul ketika sel kulit mati bercampur dengan kelenjar minyak yang berlebihan, debu atau kotoran. Campuran yang tebal dan lengket ini dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.

 

  1. Stres

Perlu kita ketahui, sebenarnya stres bukan penyebab langsung jerawat. Yang menjadi permasalahan adalah ketika seseorang stres maka ada hormon tertentu yang mendorong timbulnya jerawat.

Stres akan meningkatkan pasokan adrenalin dalam darah. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar kortisol yang dilepaskan dalam tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon. Adrelin yang berlebih mengurangi kapasitas nutrisi dan menyerapnya, kemudian akan menyerang organ terbesar yaitu kulit. Tak hanya itu, stres juga mendorong seseorang mempunyai pola makan yang cenderung mengkonsumsi banyak makanan manis dan berlemak.

masker-madu-mengobati-jerawat

Cara menggunakan madu untuk mengatasi jerawat sudah banyak dipraktekkan. Mengingat kandungan nutrisi lengkap yang terdapat pada madu. Hal ini tentu sangat baik untuk mengembalikan kondisi kulit ketika terkena inflamasi seperti jerawat. Beberapa kandungan madu yang sangat baik untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat :

  1. Madu mengandung antioksidan yang mampu membunuh bakteri dan kuman
  2. Madu mengandung antiseptik alami yang bisa membunuh bakteri dan membersihkan luka pada jerawat
  3. Madu bersifat osmotik, yaitu mampu membersihkan luka, menyerapkan air pada luka dan melepaskan hidrogen peroksida yang bisa mengeringkan luka jerawat
  4. Madu dapat melembabkan kulit, tidak berminyak
  5. Madu mengandung zat inflimasi yang berfungsi menghentikan peradangan
  6. Madu bersifat asam sehingga sangat efektif mencegah dan mengurangi pertumbuhan bakteri
  7. Madu memiliki zat khusus yang membuat lengket. Sehingga dapat digunakan untuk menarik kotoran dan debu dari kulit wajah
  8. Madu memiliki zat probiotik alami sehingga bermanfaat untuk mengurangi jerawat dan menghentikan kemungkinan jerawat baru

Menggunakan Masker Madu Mengobati Jerawat

Selain penggunaannya yang diminum langsung atau dicampur dengan air, madu juga kerap digunakan sebagai oles yang penggunaannya sebagai masker. Sentuhan langsung antara kulit yang terkena jerawat dengan madu memberikan dampak yang besar. Akan lebih baik lagi selain dioles pada jerawat, madu juga diminum sebagai asupan nutrisi tambahan.

baca juga: Madu Untuk Wajah Kering

madu-mengobati-jerawat

Penggunaan madu sebagai masker bisa langsung atau dicampur dengan bahan-bahan lain yang tentunya juga alami tanpa kandungan zat kimia. Berikut ini beberapa tips penggunaan madu sebagai masker yang dikombinasikan dengan bahan lain atau madu murni.

  1. Masker Madu Murni
  • Teteskan madu ke bagian wajah yang terkena jerawat
  • Diamkan selama 30 menit
  • Setelah madu dirasa kering/lengket, bilas dengan menggunakan air dingin atau air es
  • Lakukan beberapa kali hingga terlihat perbedaan pada wajah dengan takaran 3 kali seminggu

 

  1. Masker Madu dan Gula Pasir

Membersihkan wajah berjerawat dengan benda yang sedikit keras bisa menjadi cara ampuh untuk menghilangkan wajah. Ini bisa didapatkan dari campuran madu murni berkualitas dan gula pasir. Caranya :

  • Campurkan madu dan gula pasir
  • Gosokkan dengan lembut sembari melakukan pemijatan pada wajah yang terkena jerawat
  • Lakukan satu minggu sekali

Cara ini dilakukan pada jerawat yang telah lama atau jerawat yang baru akan muncul.

 

  1. Masker Madu dan Buah Pala

Kandungan vitamin C pada buah pala yang sangat baik bagi kulit jika dicampur dengan madu akan sangat ampuh mengatasi jerawat. Caranya sebagai berikut :

  • Ambil 3-5 sendok madu
  • Campurkan dengan buah pala yang telah dihaluskan
  • usapkan ke seluruh wajah
  • Diamkan selama 30 menit
  • Kemudian bersihkan wajah dengan air hangat
  • Lakukan perawatan selama dua kali seminggu
  • Jerawat pun bisa hilang tak berbekas

 

  1. Masker Madu dan Buah Stroberi

Buah sumber vitamin C yang sangat baik bagi tubuh, salah satunya adalah buah stroberi. Kandungan vitamin C dan zat antioksidan yang dimilikinya sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Campuran stroberi dan madu diyakini mampu mengobati jerawat dengan sangat baik. Cara mengobatinya antara lain :

  • Bersihkan stroberi yang akan dicampur dengan madu. Akan lebih baik lagi jika menggunakan stroberi segar yang baru dipetik
  • Haluskan stroberi hingga berbentuk pasta
  • Campurkan dengan 3 sendok madu
  • Usapkan ke seluruh wajah yang telah dibersihkan terlebih dahulu.
  • Diamkan selama 30 menit, kemudian bersihkan wajah dengan air hangat
  • Lakukan selama dua bulan dengan 3 kali seminggu

Beberapa tips menggunakan masker dengan madu dan bahan lain untuk mengobati jerawat diatas patut dicoba. Efek samping yang ditimbulkan sebagaimana yang ditimbulkan obat-obatan berbahan kimia tidak akan kita temukan.

Walau pengobatan jerawat dengan memakain bahan alami mudah dilakukan dan memiliki efek penyembuhan yang lebih cepat, ada baiknya untuk tetap menjaga kesehatan. Beberap tips agar kita wajah terhindar dari jerawat antara lain :

  1. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh
  2. Kurangi konsumsi makanan yang digoreng atau dibakar
  3. Gunakan produk untuk melindungi kulit untuk menghindarkan dari bahaya polusi dan paparan sinar matahari
  4. Jangan menggosok kulit terlalu keras ketika melakukan perawatan wajah
  5. Seimbangkan konsumsi makanan yang mengandung vitamin, protein dan minieral
  6. Konsumsi air putih secukupnya (minimal 8 gelas sehari)

Semoga artikel madu mengobati jerawat ini membantu kita untuk lebih memaksimalkan manfaat yang terkandung dalam madu. Sehingga hidup sehat dan terbebas dari bahan-bahan kimia dapat kita nikmati.

Please Login to Comment.

seven + 13 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.