Penggunaan madu untuk liver memang sangat berkhasiat dalam memperbaiki fungsinya. Liver atau yang sering disebut dengan hati merupakan salah satu dari organ tubuh manusia yang cukup vital. Hati memiliki peran yang cukup penting, terutama dalam proses detoksifikasi yang terjadi secara alami oleh tubuh.

Selain peranan tersebut, liver juga memiliki bermacam fungsi, antara lain :

  1. Mengeluarkan racun dalam tubuh
  2. Menyimpan vitamin tertentu seperti vitamin A, B, D dan K
  3. Mengontrol kolesterol serta metabolisme lemak
  4. Mengatur hormon
  5. Menghasilkan cairan empedu untuk membantu proses pencernaan
  6. Menghasilkan protein dan albumin

pengobatan alami madu untuk liver yang patut kita ketahui

Kesehatan fungsi hati jelas sangat erat kaitannya dengan pola makan dan pola hidup sehat. Di luar itu, apabila tidak memperhatikan betul kualitas makanan yang kita konsumsi, tidak menjamin kinerja hati akan selamanya sehat. Hati justru akan terbebani dengan zat racun yang berlebih. Ada banyak faktor yang akan kita bahas terkait dengan penyebab menurunnya fungsi hati. Kondisi penurunan fungsi hati ini akan menyebabkan liver tidak mampu bekerja dengan optimal dan akan menimbulkan penyakit bagi tubuh kita. Lalu apa saja sih peran dan manfaat madu untuk kesehatan liver? Yuk kita simak!

Khasiat Madu untuk Liver

Sebelum membahas tentang kegunaan madu untuk penderita liver, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu tentang penyebab terjadinya gangguan atau menurunnya fungsi kinerja hati , di antaranya :

1. Virus
Penyebab utama penyakit liver yakni dikarenakan oleh virus, yang dikenal dengan hepatitis. Hepatitis A, B dan Hepatitis non A, non B.

2. Sering mengonsumsi obat-obatan kimia.

3. Zat kimia yang dikonsumsi dalam bentuk makanan cepat saji (makanan instan). Menu makanan yang tidak seimbang dan sering mengonsumsi alkohol ataupun minuman bersoda.

4. Zat-Zat Cemaran
Polusi udara juga mampu menyerang hati secara lambat. Seperti timah hitam dan kadmium merupakan kontaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara. Tidak hanya mencemari udara saja, kedua zat yang berasal dari knalpot kendaraan bermotor tersebut juga dapat mencemari makanan dan air. Polusi juga dapat disebabkan oleh asap rokok. Zat polutan yang terhirup manusia akan tersimpan secara akumulatif dalam hari dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan sirosis hati.

khasiat madu untuk liver

5. Faktor Genetik
Salah satu yang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati ialah faktor keturunan. Terlebih bagi seorang ibu hamil, penyakit liver akan mudah sekali menular kepada sang anak sejak kelahirannya.

6. Sering Tidur Larut Malam
Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa sering tidur terlalu larut malam akan merusak kinerja fungsi hati, pasalnya pada malam hari organ tubuh memiliki jadwal tersendiri untuk proses de-toxin (pengeluaran zat racun). Seperti de-toxin yang terjadi pada kelenjar getah bening, liver, empedu, paru-paru bahkan usus besar. Proses de-toxin bagian liver maupun empedu seharusnya memang dilalui ketika kondisi tubuh tenang atau beristirahat. Lebih baik lagi dalam kondisi tidur pulas. Tidur terlalu malam akan membuat kacau proses de-toxin alami pada tubuh dan hal tersebut memicu kerusakan fungsi liver.

Kelima faktor di atas itulah yang menjadi faktor paling dominan dalam menyebabkan kerusakan fungsi liver. Adapun gejala umum yang dapat kita ketahui sebagai indikator awal penyakit liver antara lain :

1.  Perubahan warna pada air kencing (urine) menjadi kekuningan atau kecokelatan
2. Sering merasa mual dan ingin muntah-muntah
3. Cenderung tidak selera makan
4. Rasa nyeri pada perut bagian kanan atas, tepat pada letak organ hati
5. Mudah terasa lelah dan lemas
6. Sistem imunitas yang sering naik-turun
7. Tidak bersemangat melakukan kegiatan atau aktivitas
8. Mengalami diare berlebih
9. Feses berubah menjadi pucat
10. Berat Badan menurun drastis
11. Pembesaran pada pembuluh darah
12. Rendahnya kadar gula darah
13. Merasakan pegal pada persendian-persendian
14. Warna mata, kulit dan kuku menjadi lebih kuning
15. Tubuh mudah memar apabila terbentur dan sering mengalami pendarahan pada hidung akibat kurangnya protein.

madu untuk liver

Madu memang telah terbukti mengandung banyak khasiat yang dimanfaatkan untuk kesehatan dan penyembuhan penyakit. Berbagai penelitian para ahli telah menyebutkan bahwa madu dapat menghasilkan sekitar 8.000 formula untuk pengobatan. Salah satunya ialah manfaat madu untuk obat liver. Namun, Anda harus ingat, madu yang berkualitas yakni madu asli tanpa campuran zat lain, yang bisa Anda dapatkan dari agen yang jual madu asli terpercaya. Di Indonesia saat ini, madu hutan lah yang menempati predikat madu berkualitas terbaik. Madu yang dihasilkan dari hutan yang masih terjaga, jauh dari polutan dan original tanpa dipisahkan dari beepolen maupun propolisnya.

Madu mengandung senyawa glikogen yang sangat baik untuk memproduksi energi untuk liver. Selain glikogen, madu juga mengandung zat antibiotik alami yang akan membunuh virus penyebab hepatitis, serta meningkatkan daya imunitas untuk melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.
Fungsi madu untuk mengobati liver tak terbatas itu saja, madu dapat membantu regenerasi sel yang rusak pada liver dan menjadi asupan gizi yang baik untuk mencegah gangguan fungsi hati.

Penggunaan Madu untuk Liver dan Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Penyembuhan

Ada banyak hal yang dapat diupayakan untuk penyembuhan dan pencegahan penyakit liver. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan ialah dengan menjaga kebersihan. Meski tergolong sepele, rajin mencuci tangan dan menggunakan alat makan yang bersih adalah satu langkah yang dapat kita kerjakan dengan mudah. Membiasakan hidup bersih, juga menghindari lingkungan berpolusi. Liver menyaring zat-zat berbahaya bagi tubuh, namun jika berlama-lama berada dalam lingkungan dengan tingkat polusi yang tinggi lambat laun juga dapat mempengaruhi kinerja liver. Beberapa polutan yang berbahaya antara lain asap kendaraan bermotor, asap rokok, dan bau menyengat lainnya seperi aroma cat.

madu obat liver

Selain menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, olahraga rutin, istirahat yang cukup, juga harus menerapkan pola makan sehari-hari dengan gizi yang seimbang. Banyak makanan yang harus diperhatikan betul dalam penyembuhan penyakit liver. Beberapa jenis makanan yang harus dihindari, antara lain :

  • Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti jeroan, mentega, dan keju.
  • Hindari makanan bersantan dan mengandung minyak terlalu banyak seperti gorengan.
  • Hindari makanan kemasan kalengan, makanan instan dan cepat saji.
  • Minuman bersoda dan mengandung alkohol juga harus dihindari.

Adapun jenis makanan yang sangat dianjurkan dalam penyembuhan penyakit liver  yakni :

  • Mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran hijau dan buah-buahan.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi seperti ikan, telur, tempe, tahu, dan jenis kacang-kacangan.
  • Rajin minum air putih 9 – 10 gelas perhari
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung hidrat arang, seperti beras, jagung, kentang, sagu, dan lain-lain.
  • Dianjurkan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, seperti jus buah dan madu. Mengonsumsi madu secara rutin dapat membantu mengobati gangguan fungsi liver. Dosis yang disarankan untuk pengobatan ialah 2 sendok makan madu asli dengan aturan 3x sehari. Mencampurkan madu dengan air hangat juga dianjurkan agar mudah terserap dengan cepat tanpa menambah beban kerja pada liver.

Itulah beberapa ulasan terkait penyakit liver dan fungsi madu untuk liver yang dapat Anda manfaatkan untuk mengembalikan dan membantu menjaga kesehatan liver Anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

Please Login to Comment.

twelve + eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.