0 item in the bag

No products in the cart.

Open Reseller/ Dropshipper dari seluruh Indonesia ( 0823 6638 0788 )

BISAKAH MADU MENGOBATI SARIAWAN DALAM WAKTU YANG RELATIF SINGKAT?

bisakah-madu-mengobati-sariawan-dalam-waktu-yang-relatif-cepat

Madu mengobati sariawan adalah salah satu fungsi  madu sebagai obat alternatif pada beberapa penyakit yang belakangan ini semakin diminati oleh masyarakat. Dengan semakin meningkatnya polusi yang berakibat pada peningkatan radikal bebas, ditambah lagi penggunaan bahan-bahan kimia pada makanan dan obat, mendorong semakin banyak orang-orang memanfaatkan obat-obatan herbal yang bahan-bahannya berasal dari alam untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sariawan adalah salah satu penyakit yang kerap menimpa seseorang. Penyakit yang tidak mematikan, tetapi efeknya sangat mengganggu kenyamanan. Dan jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan efek yang lebih buruk. Radang mulut misalnya. Lalu penyakit apa sebenarnya sariawan itu? Apa penyebabnya? Dan bagaimana bisa madu mengobati sariawan dalam tempo waktu yang relatif singkat?

Penyebab Sariawan

Sariawan atau stomatitis aphtosa merupakan suatu kondisi abnormal (peradangan) yang terjadi pada daerah lunak di rongga mulut atau sekitar lidah, gusi dan gigi  berupa luka berbentuk bercak putih tunggal maupun berkelompok dengan warna kekuningan dan permukaan agak cekung. Biasanya jika seseorang terkena sariawan, akan disertai dengan rasa sakit yang tinggi. Apalagi jika mengkonsumsi makanan pedas atau sambal. Sariawan sendiri diketahui timbul karena beberapa faktor pemicu seperti alergi makanan, gangguan hormonal, infeksi virus maupun bakteri, stress dan faktor genetik. Penyakit ini tergolong penyakit ringan, tetapi dapat mengurangi selera makan lantaran rasa pedih yang ditimbulkan akibat sentuhan makanan dengan sariawan.

bisakah-madu-mengobati-sariawan

Hampir semua orang pernah mengalami sariawan, karena mulut siapa saja bisa terinfeksi bakteri. Bukan hanya rasa sakit saja yang diakibatkan oleh sariawan. Bau mulut yang tidak sebab juga  turut muncul. Penyakit kelainan pada mulut ini termasuk yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi pernah mengalami, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria. Lalu, apa yang menyebabkan seseorang mengalami sariawan? Secara umum, sariawan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

  • Kekurangan vitamin C. Ternyata sariawan salah satu peyebabnya adalah kurangnya asupan vitamin C dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui, tubuh membutuhkan asupan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga mulut dan seluruh bagian tubuh tidak mudah terinfeksi oleh bakteri maupun virus. Karena pada mulanya sariawan bisa terjadi akibat infeksi bakteri mulut.
  • Trauma fisik, seperti penggunaan gigi palsu. Pemakaian gigi palsu pada sebagian orang tentu sangat membantu untuk menggantikan gigi yang copot atau keropos. Lalu bagaimana bisa gigi palsu dapat menyebabkan sariawan? Jika ukuran gigi palsu tidak sesuai dengan ukuran gigi aslinya. Hal ini mengakibatkan dinding mulut akan sering tergores.
  • Daya tahan tubuh yang rendah
  • Kondisi tubuh seperti adanya alergi atau infeksi
  • Kondisi mulut seperti keadaan mulut yang buruk.
  • Luka pada mulut akibat makanan yang atau minuman yang terlalu panas
  • Luka akibat menyikat gigi yang terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang.
  • Luka karena tergigit

Sariawan di tempat yang sama selama lebih dari dua minggu hingga satu bulan, dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut.

Tips Mencegah Sariawan

Sariawan bukanlah jenis penyakit berbahaya ataupun menular. Tetapi efek yang ditimbulkan sangat tidak nyaman. Seseorang yang terkena sariwan mengalami kesulitan saat makan dan minum dengan baik. Karena sariawan menimbulkan rasa sakit ketika makanan atau minuman yang dikonsumsi menyentuh bagian dalam mulut yang terkena sariawan. Selain itu mulut juga bisa berdarah akibat penyakit ini. Walaupun penyakit sariawan bisa sembuh dengan sendirinya, penggunaan obat sariawan, baik yang kimia maupun herbal masih sering digunakan untuk mengatasinya. Salah satu obat tersebut tentunya cairan kental manis berwarna kekuningan yang telah dikenal luas manfaatnya. Yaitu madu untuk kesehatan. Oleh karena itu, tindakan pencegahan mutlak dilakukan agar terhindar dari sariwan. ‘Mencegah lebih baik dari mengobati’, begitu nasehat yang sering kita dengar. Berikut beberap tips yang dapat dilakukan agar tidak terkena sariawan di mulut :

  1. Tidak merokok

Dengan tidak merokok kesehatan mulut justru lebih terjaga. Karena menghindarkan mulut dari masuknya tembakau dari rokok. Tembakau dari rokok juga bisa memicu sariawan.

  1. Minum air putih

Anjuran minum air putih minimal delapan gelas per hari ternyata menghindarkan kita dari bahaya sariawan. Kurang mengkonsumsi air putih bisa mengakibatkan air liur tidak diproduksi dengan baik atau hanya sedikit produksinya. Akibatnya mulut akan lebih kering dan akan memicu tumbuhnya sariawan yang lebih banyak.

  1. Penuhi kebutuhan nutrisi

Makan sayuran dan buah sangat baik untuk memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh mulut. Asupan nutrisi yang cukup dari buah dan sayur akan menghindarkan mulut dari efek negatif, seperti tumbuhnya jamur yang berpotensi munculnya sariawan.

  1. Menjaga kebersihan mulut

Hal ini seringkali diabaikan oleh kebanyakan orang. Padahal mulut yang tidak terjaga kebersihannya sangat mudah terkena sariawan. Pada saat membersihkan mulut dan gigi, sebaiknya dilakukan dengan cara yang baik agar tidak menyebabkan mulut terkena sariawan. Kebersihan mulut bisa dijaga dengan menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari (pagi dan malam sebelum tidur).

madu-mengobati-sariawan

Madu Mengobati Sariawan

Sariawan bukan penyakit baru di kalangan kita. Efek yang ditimbulkan sangat mengganggu. Rasa sakit yang ditimbulkan semakin meningkat manakala saat kita makan dan minum. Salah satu prinsip dalam mengobati sariawan dengan madu adalah mencegah terjadinya infeksi sekunder. Karena madu bersifat sebagai antiradang, antibakteri dan antiseptik serta kemampuan dalam merangsang regenerasi jaringan karena terdapat kandungan nutrisi yang meliputi asam amino, mineral, vitamin dan glukosa. Sifat ini secara lengkap ada pada propolis, sebagai salah satu komponen yang terdapat dalam madu. Dalam hal ini dengan mendapatkannya langsung dari distributor madu hutan berkualitas maka efek positif yang akan didapatkan saat mengonsumsinya.

Hal ini yang menjadikan madu sebagai pertolongan pertama yang ideal dalam penyembuhan luka. Berdasarkan suatu laporan, madu dapat menyembuhkan luka dua kali lebih cepat dibanding obat biasa. Sejak dulu madu memang sudah sering digunakan sebagai pembalut luka seperti luka bakar. Melihat fakta bahwa madu mempunyai multi manfaat dalam mengobati penyakit serta menjaga kondisi badan tetap fit, tak heran jika kini masyarakat Indonesia terpengaruh untuk rutin mengkonsumsinya. Dengan jumlah penduduknya yang besar, tak heran menjadikan Indonesia pangsa pasar yang sangat potensial dalam penjualan madu.

Demikian juga halnya dengan sariawan. Luka yang ditimbulkan dapat diatasi dengan cairan madu yang berfungsi menyembuhkan luka secara cepat sebagaimana yang telah dijelaskan pada tulisan madu untuk luka bakar dan juga pada tulisan madu untuk luka terbuka . Hal ini bukanlah mustahil mengingat madu merupakan salah satu suplemen dengan beragam kandungan nutrisi yang lengkap dan dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan. Cara penggunaan madu untuk mengobati sariawan juga sangat sederhana. Beberapa diantaranya :

– Mengoleskan langsung madu pada bagian luka akibat sariawan

– Mencampurkan madu dengan minyak kelapa. Kemudian membalurkannya pada mulut atau bibir

Perlu kita ketahui masa penyembuhan penyakit sariawan tanpa obat membutuhkan waktu selama tujuh hingga 14 hari. Dengan kompleksitas nutrisi yang terkandung didalamnya, tak heran madu mengobati sariawan dalam waktu yang relatif cepat.

Leave a response

9 − nine =