0 item in the bag

No products in the cart.

Open Reseller/ Dropshipper dari seluruh Indonesia ( 0823 6638 0788 )

Rahasia Manfaat Madu Untuk Bau Mulut Yang Membandel

Manfaat madu untuk bau mulut tidak kalah dengan obat kumur yang banyak tersedia di apotik dan toko-toko obat. Bau mulut seringkali membuat orang yang mengalaminya menjadi kurang percaya diri karena cukup mengganggu saat harus berkomunikasi dengan relasi dan klien. Bau mulut bukan hanya disebabkan karena kondisi kebersihan mulut dan gigi yang kurang maksimal. Ada banyak sebab yang membuat kondisi mulut seseorang itu menjadi kurang segar baunya.

Halitosis adalah istilah medis paling umum untuk menjelaskan tentang bau mulut yang menyebabkan bau nafas menjadi tidak sedap ini. 80% penyebabnya bau mulut adalah karena gangguan kesehatan gigi dan mulut, sehingga menyebabkan pertumbuhan bakteri penghasil gas Volatile Sulfure Compounds yang berbau tajam menjadi meningkat. Sisanya disebabkan oleh hal lain.

rahasia manfaat madu untuk bau mulut yang membandel

Madu memiki khasiat sebagai zat anti bakteri. Sehingga khasiat madu untuk bau mulut bisa dimanfaatkan dengan rutin meminumnya. Cara mengghilangkan bau mulut dengan madu adalah dengan rutin minum madu yang dibuat dengan mencampurkan beberapa sendok madu dalam air hangat dan dikumur-kumur sebelum ditelan. Cara ini bisa membantu mengurangi pertumbuhan bakteri ini.

Khasiat  Madu Untuk Bau Mulut

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab munculnya halitosis yang menyebabkan aroma nafas menjadi tidak segar diantaranya adalah:

  1. Menyantap makanan yang memiliki bau makanan yang khas dan tajam.
    Misalnya menu makanan yang banyak menggunakan bumbu bawang bombay maupun bawang putih, makanan berbahan baku jengkol, kudapan dari petai maupun masakan yang menggunakan bumbu petai dalam jumlah banyak, buah-buahan yang berbau khas dan tajam seperti durian, nangka, dan lain-lain. Ini masih diperparah bila setelah makan ternyata masih tertinggal sisa-sisa yang terselip di antara gigi dan menjadi penyebab pertumbuhan bakteri.
    rahasia madu untuk bau mulut
  2. Masalah yang muncul berkaitan dengan gigi dan gusi.
    Gigi berlubang yang tidak segera diatasi bisa menjadi tempat tertinggalnya sisa-sisa makanan yang akan menyebabkan pertumbuhan bakteri penyebab halitosis karena terjadi proses pembusukan sisa makanan dan gigi. Sebagian orang takut untuk mencabut gigi berlubang yang sudah membusuk dan tidak mungkin dirawat lagi, hingga akhirnya tinggal sisa akar gigi. Ternyata ini juga menjadi salah satu sumber munculnya halitosis. Selain kedua hal tersebut, pembengkaan gusi dan banyaknya karang gigi / plak juga menjadi tempat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut tak sedap. Infeksi pada mulut dan lidah seperti penyakit sariawan juga dapat menjadi penyebab bau mulut / halitosis.
  3. Kurang menjaga kebersihan mulut, terutama permukaan lidah.
    Menyikat gigi secara teratur fungsinya adalah untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal dan membersihkan sisa-sisa sel yang sudah mati agar pertumbuhan bakteri pada gigi dan permukaan lidah bagian belakang yang memicu produksi gas Volatile Sulfure Compounds bisa dicegah. Gas inilah salah satu penyebab terjadinya bau pada bagian mulut.
  4. Xerostomia / kondisi mulut yang kering.
    Kurangnya supply air yang diminum untuk memenuhi kebutuhan akan cairan tubuh menyebabkan produksi air liur menjadi sedikit. Sementara air ludah (saliva) memiliki fungsi untuk membantu membersihkan mulut. Pada saat seseorang tertidur, produksi air ludah berhenti sehingga pertumbuhan bakteri pada gigi, gusi dan lidah akan meningkat. Saat seseorang berpuasa, produksi ludah juga berkurang karena tidak ada kegiatan mengunyah yang memicu produksi air ludah.
  5. Kebiasaan merokok, terlalu banyak minum kopi dan minum minuman beralkohol juga menjadi penyebab terjadinya bau nafas tak sedap. Nikotin dan asap tembakau meninggalkan bau yang khas dan sulit dihilangkan.
  6. Karena pengaruh penyakit kronis dan konsumsi obat-obatan tertentu.
    Hanya sebagian kecil yang mengalami halitosis karena penyakit yang dialaminya seperti diabetes mellitus, gangguan fungsi ginjal, penyakit asam lambung (G.E.R.D), penyakit maag, penyakit saluran THT (telinga hidung tenggorokan) seperti Bronchitis dan TBC, gangguan organ liver, efek pengobatan kanker dan lain sebagainya. Sebagian obat-obatan keras yang digunakan juga mengakibatkan berkurangnya produksi air liur sehingga muncul gangguan bau pada mulut.
    madu untuk bau mulut
  7. Penggunaan kawat gigi/behel atau penggunaan gigi palsu.
    Kawat gigi dan gigi palsu membutuhkan perawatan kebersihan yang lebih intensif, karena logam dan bahan-bahan yang digunakan akan menimbulkan bau yang khas apabila kurang baik perawatannya.
  8. Tonsil / amandel yang membengkak dan bermasalah sehingga menjadi biang terjadinya halitosis karena ada sisa-sisa makanan yang terselip, tertinggal dan menjadi tempat pertumbuhan bakteri.

Ada beberapa tips untuk menggunakan bahan-bahan alami sebagai obat bau mulut. Contohnya untuk mengatasi masalah sariawan yang menyebabkan bau mulut. Caranya adalah dengan membuat larutan air hangat dicampur air jeruk nipis dan madu yang diminum setiap pagi hari, sebelum ditelan sebaiknya air madu bercampur jeruk nipis tadi digunakan untuk berkumur terlebih dahulu. Air madu dan jeruk nipis bisa membantu mengatasi pertumbuhan bakteri sekaligus sebagai obat sariawan.

Jika bau mulut disebabkan karena efek penyakit lain yang menyerang saluran pencernaan, amandel bengkak, infeksi saluran telinga-hidung-tenggorokan maupun organ bagian dalam lainnya, madu bisa digunakan sebagai suplemen alami untuk meningkatkan imunitas, sebagai zat anti inflamasi, meningkatkan  produksi enzim, dan membantu memperbaiki metabolisme badan yang terganggu. Pastikan produk madu yang anda gunakan diperoleh dari tempat yang jual madu asli berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi.

Pemanfaatan Madu Untuk Bau Mulut Dengan Memadukannya Dengan Herbal Alami

Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah bau mulut. Diantaranya adalah:

  1. Rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari setelah makan dan menggunakan dental floos (benang gigi) untuk membersihan sisa makanan di sela-sela gigi. Gunakan sikat gigi yang masih layak digunakan, sebaiknya setiap 2 bulan sekali, ganti sikat gigi yang anda gunakan.
  2. Jangan lupa bersihkan permukaan lidah terutama bagian belakang (pangkal lidah). Cara membersihkan bisa dengan menggunakan sikat gigi maupun alat khusus pembersih lidah.
  3. Membersihkan secara intensif kawat gigi dan melepas gigi palsu sebelum tidur di malam hari.
  4. Mencukupi kebutuhan tubuh akan cairan dalam bentuk minum air putih agar produksi air ludah cukup untuk membantu membersihkan mulut dan mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang berbau khas dan tajam.
  5. Rutin berkumur dengan cairan pembersih mulut yang mengandung zat untuk menekan produksi gas Volatile Sulfure Compounds. Gunakan obat kumur yang tidak mengandung alkohol agar mulut tidak semakin kering.
  6. Lakukan check up gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali untuk mengetahui kondisi gigi dan perawatan kebersihan gigi.
  7. Makan kudapan yang sehat seperti apel, strawberry, jeruk dan buah-buahan lain yang kaya akan vitamin C dan vitamin A.
  8. Mengunyah permen karet bebas gula untuk merangsang produksi air ludah yang bisa membantu membersihkan sasa-sisa makanan dalam mulut.

Selain cara-cara diatas, kita bisa menggunakan bahan-bahan herbal alami untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap. Beberapa diantarannya adalah dengan berkumur dengan air rebusan daun sirih. Daun sirih memiliki efek anti bakterial yang bisa mengatasi pertumbuhan bakteri dalam mulut. Berkumur adalah cara untuk menjangkau tempat-tempat yang tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi dan dental floos.

Cara berikutnya adalah dengan membuat obat kumur herbal yang terdiri dari segelas air putih hangat yang dicampur dengan 2 sendok makan air perasan jeruk nipis, setengah sendok teh bubuk kayu manis, setengah sendok teh baking soda dan 2 sendok makan madu alami. Gunakan untuk berkumur-kumur sebagai pengganti obat kumur sintetis. Khasiat dari bahan-bahan tersebut mampu mengatasi pertumbuhan bakteri dalam mulut.

Memaksimalkan khasiat madu untuk bau mulut adalah solusi alami mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh halitosis sehingga akan meningkatkan rasa percaya diri saat berkomunikasi dengan orang lain. Sediakan terus madu asli di rumah anda yang diperoleh dari suplier dan penyedia produk madu yang terpercaya.

 

 

 

Leave a response

eighteen + 13 =